Skip to main content

Posts

24 Jam di Bangkok, Thailand

Jumat 20 Februari 2015, nyaris sore, tetiba gue ditelpon redaktur pelaksana. Gue sebut dia K dan gue F. K: Halo, Farah, kamu punya passport kan? F: Iya pak, punya K: Ada liputan ke Thailand, kita sudah ajukan, nunggu acc, mudah-mudahan bisa langsung acc, berangkat ya F: Oh gitu, yaudah pak gapapa, K: BPD-nya sudah diurus di finance F: Saya berangkat sendirian pak? K: Iya, yang lain susah. Ada yang ga punya passport ada yang ga bisa serahin passport dalam waktu dekat. Harusnya kamu berdua, tapi sendirian gapapa ya? F: Oke pak. Gapapa. Dalem hati sih pengen gerutu, tapi yaudahlah, Redpel gue ini baiknya setengah mampus. Ga mungkin nolak liputan penuh penderitaan ini. Segala sesuatu beres, kecuali uang jalan dari kantor atau yang disebut BPD. "Farah, BPD belum bisa keluar ya. Lo berangkat dulu aja. Balik dari Bangkok baru ambil uangnya di gue. Kantor ga bisa ngeluarin Dollar kalo mendadak," kata Nadya, orang finance kantor gue. Dengan langkah lunglai, gue berusaha tegar! Hahaha....

Jogja Kota Istimewa

Banyak hal yang bisa diceritain tentang tempat ini. Sejak menginjakkan kaki pertama kali pada 2008, gue mulai jatuh cinta sama kota ini. Tapi, jatuh cintanya gue sejak 2008 lalu itu ternyata cuma cinta monyet, karena tempat yang gue datengin cuma di sana-sana aja. Di kota-nya, candi-candi-nya yang udah biasa banget lah orang datengin. Nah, cinta gue mulai nambah ketika kemarin gue sempet ngunjungin beberapa tempat (yang udah bisa dikunjungin orang juga sih, hahha.... trus bedanya apa?? gatau! Yang penting intinya bikin gue maikn-makin jatuh cinta sama tempat ini) yang menurut gue keren! NB: Jangan berekspektasi terlalu tinggi sama tulisan gue ya. Ini tulisan hanya berisi curhat! hahah DAY 1 (29 JANUARI 2015) #Gunung Api Purba Kira-kira begitulah tempatnya. Menurut gue sih bagus! Secara gue suka sama batu-batui tingigi terjal nan perkasa, batu-batu yang ada di depan gue itu membuat gue ter-wow-wow! hahha.. Keren sih emang tempatnya. Kalo di foto pertama ada bukit batu, di kanannya ada p...

Bahagia itu Sederhana

Belakangan sering banget nemu (entah kalimat atau apa) 'Bahagia itu Sederhana'. Gue sih juga bingung itu kalimat atau barisan kata harusnya dipake buat apa, dalam kondisi apa dan soal apa? Soalnya, kadang orang-orang ngepost foto indomie doang tapi pake tu kata-kata. Atau, cuma ngepost foto kopi item plus rokok juga pake kata-kata itu. Intinya sih gue ga mau bahas tepat atau ga penggunaannya, gue sih justru pengen ikut-ikutan make tu kata-kata buat malem ini, heheheh... Buat orang yang keseringan susah buat 'lepas' ketika berteman, nemu orang yang suka GeJe bareng itu jadi barang mewah! Ya, gitu, soalnya, dari sekian banyak orang yang sering kita temuin, paling cuma beberapa yang bisa terus-terusan maen, jalan, ngegalau, atau emosian bareng! hahahahaha Kurang lebih 3,5 tahun kerja di media (yang harusnya jadi tempat kerja orang yang supel, ramah, dll, bukan kayak gue gini), gue berhasil menemukan orang yang bisa bareng-bareng ngelakuin hal-hal yang gue sebut di atas. **...

Pengalaman Baru dalam Mengedit Berita

Sepuluh tahun peringatan Tsunami Aceh. Itulah yang menjadi tema penulisan salah satu reporter online di media nasional tempatku bekerja. Memang, aku mendapat jatah libur pada hari H perayaan itu, 26 Desember lalu. Tak banyak hal yang bisa kuikuti tentang isu itu. Tapi hari ini, giliranku berjaga di kantor dan mnejadi editor magang untuk isu daerah. Satu berita menarik tiba-tiba menggerakkan tanganku untuk meng-klik-an kursor mouse-ku. Berita itu tentang kuburan massal. Aku tak tahu apa yang spesial, tapi sulit rasanya menahan haru ketika membaca dan pelan-pelan mulai mengedit pragraf demi paragraf tulisan reporter yang akrab disapa Aul itu. Aku merasa benar-benar ada di sana, di 'padang rumput' di mana puluhan ribu jasad korban Tsunami Aceh 2004 dimakamkan. Dadaku terasa sesak! Tapi, ini pekerjaan, aku harus bisa menetralisir perasaan. Tak boleh terlalu larut. Ya, berusaha untuk sama sekali tak terbawa suasana.. Tapi namanya manusia, tak ada yang bisa ditahan dengan...

Terbiasa itu Penting

Bongkahan kesal itu akhirnya tersembur. Sesuatu yang awalnya baik menjadi berai, hilang bentuk. Tak ada yang perlu disalahkan. Kamu, Aku, Kita, semua punya problem yang sama. Kepentingan kita berbeda. Sampai kini pun tak ada jalan tengah karena magnetku selalu menarik ke kiri dan kau ke kanan. Memintamu atau Aku untuk melupakan tak pernah jadi jalan keluar. Hati dan rasa tak bisa dipaksa. Ingat maka ingat, sekuat apapun kita melawannya. Beruntung, Kamu dan Aku mau saling mencoba terbiasa. Berjalan bersama di sisi jalan yang bebeda. Setidaknya, Kita bisa saling mengawasi ketika salah satu membutuhkan pertolongan. Itulah konsep setia menurut Kita. Tak perlu penjelasan lebih, tapi saling mengerti tetap terpatri di sini, di mata, hati, dan setiap gerak tubuh. Kamu, Aku, Kita, akan tetap ada. Meski kini Kamu dan Aku berdampingan dengan manusia yang berbeda, kita tetap menapaki jalan yang sama, hanya berbeda sisi. Aku kiri dan Kamu kanan. Mata masih saling mengawasi. Hat...

Curug Cikondang dan Situs Gunung Padang, Luar Biasa!

-Tulisan ini dibuat dalam perjalan menuju Cianjur dan ketika kembali ke Jakarta, 9 November 2014- *** Perjalanan menuju situs sejarah yang satu ini memang ga lancar-lancar banget. Ya, seperti biasa, KRL Jakarta-Bogor yang suka telat ikut gue rasain efeknya. Dari yang jadwal keberangkatan 05.49, si KRL baru berangkatnya  jam 06.25 . Alhasil, sampe di Stasiun Bogor udah jam 07.35-an. Setelah sekitar satu menit kepake buat nanya, sisanya kita pake buat lari ke Stasiun Paledang yang ternyata letaknya di seberang Stasiun Bogor. Ngos-ngosan sih udah pasti. Tapi itu terobati ketika sampe Stasiun Paledang dan nukerin tiket, ada satu mas-mas yang terpaksa batal berangkat karena salah kaprah soal pemesanan online (ini sih gue jahat parah ya, haha). Makanya mas, pesen dulu yang bener sampe nomer bangkunya pasti, hahaha... Perintilan soal tiket selesai. Kita berhasil naik kereta di menit akhir sebelum keberangkatan. Tepat  jam 07.59  kereta berangkat (telat empat menit, harusnya 07.5...